Tampilkan postingan dengan label Kisah nyata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah nyata. Tampilkan semua postingan

Senin, Maret 07, 2011

Ashabul Kahfi

Inilah salah satu kisah dalam Al-Qur`an. Kisah tentang keteguhan iman para pemuda shalih. Mereka berani mempertahankan keimanannya di hadapan penguasa yang zalim. Kisah ini terjadi jauh sebelum diutusnya Rasulullah.

Tersebutlah sebuah negeri bernama Afsus, terletak di wilayah Yordania sekarang. Negeri yang makmur dan kaya. Namun sayang, pemimpinnya adalah seorang raja yang zalim. Namanya Dikyanus.

Raja Dikyanus sangatlah kejam terhadap rakyatnya. Ia juga seorang musyrikin. Ia tidak menyembah Allah, melainkan menyembah berhala sebagai tuhannya.

Jumat, Februari 25, 2011

Ayah..maafkan aku…

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitas
Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Sabtu, Januari 01, 2011

Sujud di tengah REL

 
Udah Jelas Sepur Mau Lewat, Disuruh Minggir Sebentar eeee Malah Sujud Ditengah REL. Berulangkali beberapa tokoh berpengaruh negeri ini yang menyarankan untuk menyingkir sebentar dari Rel, nanti kalau kereta udah lewat silakan kembali ke tempat semula. Tapi tak satupun saran didengarnya dengan alasan setia pada amanah setia pada janji dan tugas. Beruntung tahun 2006 lalu kereta tak jadi lewat. Tapi 2010 ini kereta benar benar lewat.  Maka menurut sunatullah (hukum alam) barangsiapa terlindas sepur ya mati lah.  Banyak orang mengatakan itu sudah takdir,.. tapi kalau dilihat posisi kereta dan atraksi sujud yang dia pertontonkan tampaknya Tuhan yang Maha Adil telah memberikan pilihan yang baik yaitu kesempatan untuk menyingkir sebentar dari rel kemudian balik lagi ke tempat semula (jika memang mau tetap di tengah rel itu) Tapi kesempatan itu tidak diambilnya.

Sabtu, Desember 18, 2010

Jahannam Setelah 300 Km

oleh Abu Khalid Al Jadawi

Aku mengenal seorang pemuda yang dulu termasuk orang-orang yang lalai dari mengingat Allah ‘azza wa jalla. Dulu dia bersama dengan teman-teman yang buruk sepanjang masa mudanya. Pemuda itu meriwayatkan kisahnya sendiri:
“Demi Allah, yang tiada sesembahan yang haq selain Dia, aku dulu bersama dengan teman-temanku, dan tidak ada suatu niat dalam diriku untuk melakukan ketaatanpun untuk Allah ‘azza wa jalla, apakah untuk shalat atau yang lain”.
Alkisah kami sekelompok pemuda pergi menuju kota Dammam, ketika kami melewati papan penunjuk jalan, maka teman-teman membacanya: “Dammam, 300 km”.